FM2010: Recruitment
FM2010 adalah satu-satunya game yang akhir-akhir ini sukses menyita sebagian besar waktu saya, sekaligus berhasil mengalihkan pikiran dari hal-hal yang tidak sebaiknya dipikirkan
Adapun postingan saya kali ini didedikasikan untuk diri saya sendiri, just in case mendadak amnesia.

Pelepas Dahaga Penunda Lapar
Pertama-tama seputar perekrutan pemain. Seorang pemain memiliki berbagai macam atribut yang biasanya skew keĀ posisi yang paling sesuai. Oleh karena itu, kita dapat melihat kualitas pemain secara umum melalui CA (Current Ability) dan PA (Potential Ability) yang dapat dilihat dengan kakas data editor bawaan FM (terletak di direktori instalasi FM, \tools\editor) atau kakas pihak ketiga yang lebih nyaman digunakan seperti miniscout, fm genie scout, dll. Bila kita melihat dengan tools bawaan FM, PA seorang pemain bisa saja bernilai -10 hingga -1. Nilai negatif ini berarti PA pemain tersebut akan diacak oleh FM pada saat permainan dimulai, dimana -10 berkisar di 170-200, -9 berkisar di 150-180, -8 di 130-160, dan seterusnya. Tools pihak ketiga sangat berguna untuk melihat tembus ke hidden attribute pemain yang cukup crucial (injury proneness, consistency, dan lain-lain) dan juga PA yang diacak pada awal permainan. Angka2 beratus2 inilah yang akan membantu kita dalam menemukan pemain yang sesuai.
CA berkisar dari 0-200, dimana pemain2 kelas dunia biasanya memiliki CA >170 dan biasanya CA sebesar >140 sudah cukup untuk tim2 semenjana. Lazimnya, orang akan mencari pemain dengan PA yang besar dengan harga murah (tetap lebih mahal dari harga mobil) tapi jangan lupa memperhitungkan waktu untuk si pemain berkembang karena dalam satu musim seorang pemain biasanya hanya bertambah sekitar 8-11 CA dan bisa saja pemain tersebut tidak pernah mencapai potensi maksimalnya.
Berikut ini sedikit contoh dari pembelian pemain berdasarkan pengalaman pribadi menggunakan tim kaya raya. Pemain dengan CA di atas 140 dan PA di atas 180 yang didapat dengan harga kurang dari 10 juta Poundsterling bisa dianggap sebagai pembelian yang menguntungkan. Umumnya pemain dengan CA sudah di atas 160 dan PA di atas 180 harganya di atas 15 juta poundsterling. Adapun dengan menggunakan tools pihak ketiga yang sakti tersebut kita dapat membajak bakat2 muda a.k.a young guns (go gunners!! :p ) yang walaupun CA-nya masih menyedihkan tapi memiliki masa depan yang cerah (PA 170++) dengan harga cukup miring, mulai dari sekedar swap players hingga beberapa ratus ribu poundsterling.

Tools Directory for Dummies
Berikutnya yang akan saya bahas adalah seputar staff recruitment. Dengan menggunakan tools editor bawaan FM, sebenarnya kita dapat melihat atribut staf, tapi terkadang ada juga atribut bernilai 0 yang membingungkan. Atribut bernilai 0 ini, sekali lagi, diacak pada awal game dimana hasilnya ditentukan oleh CA dan PA staff yang bersangkutan. Pada FM2010 ini DDM (Determination, Discipline, Motivating) memiliki efek yang lebih signifikan dibanding FM sebelumnya, dari segi teknis (pengaruh ke rating pelatih, yang ada bintang-bintangnya itu) tidak berubah banyak namun sekarang pemain jadi lebih rewel bila salah satu area terasa rendah (misal: level disiplin banyak pelatih hanya sekitar 7, walau rating pelatihnya tinggi tapi pemain2 akan mengeluh).
Mengenai rating pelatih, berikut ini penjelasan mengenai beberapa aspek training:
Strength, aerobic = fitness, + DDM;
Goalkeeping = GK + DDM;
Tactics = Tactical + DDM;
Ball Control = Technical + Mental + DDM;
Defense = Defense + Tactical + DDM;
Attack = Attacking + Tactical + DDM;
Shooting = Technical + Attacking + DDM;
Set pieces = Attacking + Mental + Technical + DDM.
Cara `kerja keras` untuk mencari pelatih berkualitas adalah seperti yang telah dijelaskan di atas. Cara kerja cerdasnya adalah, lagi-lagi, dengan menggunakan tools scouting dari pihak ketiga. Btw dengan menggunakan tools pihak ketiga ini berarti tim yang ditangani relatif tidak perlu lagi memiliki scout, keberadaannya di klub sekedar formalitas

Tampilan Miniscout FM
Pembahasan terakhir pada postingan ini adalah mengenai pemain2 dan pelatih2 yang memiliki rating baik di FM (setidaknya game saya) yang biasanya relatif mudah dibeli.
GK: Alphonse Areola, Igor Akinfeev, Hugo Lloris, Neuer Manuel, Reina, Martian Daminez, Guillermo Ochoa, Sergio Asenjo, Andrea Consigli, Diego Benaglio, Steve Mandanda, Sandro Schroder, Asmir Begovic, Victor Marchetti, Ben Foster
DL: Ansaldi, Lahm, Clichy, Criscito, Fabio, Gareth Bale, Ivan Fatic, Jose Angel
WBL: Marcelo
DR: Sebastien Corchia, Opare, Corluka, Srna, Rafinha
WBR: Dusan Kostic
DC: Sakho, Chiellini, Marek Suchy, Spence Jordan, Zapata, Munoz, Pique, Jonny Evans, Ariaudo, Musacchio, Jerome Boateng, Simon Kjaer, Agger, Otamendi, Forlin, Tuia, Papastathopoulos, Thiago Silva, Nicolas N’koulou, Breno
DM: Moussa Sissoko, Mohammed Sissoko, Arturo Vidal, Haruna Lukman, Miguel Veloso, Blaise Matuidi, Etienne Capoue, Ignacio Camacho, Todor Sokolov, Nigel De Jong, Tiberio Guarente
ML: Luca Modric, Savio, Ashley Young, Roberto Gandola
AML: Stevan Jovetic, Angel Di Maria, Elia Eljero, Zezinho, Guido Marilunga, Andres Guardado, Juan Manuel Mata, Ryad Boudebouz, Tranquillo Barnetta, Zoran Tosic, Yohan Mollo.
MR: Aaron Lennon, Sebastian Blanco
AMR: Eduardo Salvio, Marko Marin, Alexis Sanchez, Jesus Navas, Marco D’Alessandro, Obertan, Perotti, Gonzalo Delgado
MC: Marek Hamsik, Claudio Marchisio, Tinga, Fabian Delph, Loukopoulos, Montolivo, Celso Borges, Anderson, Ignacio Camacho, Franco Zuculini, Lars Benders, Adam Pepper, Josh McEachran, Aleksandar Janjic, Ekdal Albin, Stephen Ireland, Tiberio Guarente, Abou Diaby, Asamoah Kwadwo, Necip Uysal, Axel Witsel
AMC: Sergio Aguero, Miralem Pjanic, Yoann Gourcuff, Hatem Ben Arfa, Diego, Luka Modric, Toni Kroos, Willian, Douglas Costa, Davide Petrucci, Yacine Brahimi, Mesut Ozil, Alan Dzagoev, Fernando Forestieri, Coutinho, Celso Borges, Giovinco, Mota Sergio, Samir Nasri, Eduardo Carlos, Sofiane Feghouli, Mauro Formica, Arda Turan, Martin Galvan, Ibrahim Afellay, Diego Buonanotte, Henrique Paulo, Zezinho, Marquinhos, Adam Pepper, Renato Augusto, Skjelbred, Wijnaldum, Rakitic, Patricio Rodriguez, Eden Hazard, Aleksandar Janjic, Felix Kroos, Roberto Gandola, Ismail Aissati
ST: Sergio Aguero, Edin Dzeko, Mauro Zarate, Alexis Sanchez, Prosenik, Yannis Taffer, Alex Nimely-Tchuimeny, Acapandie, Neymar, Chinedu Obasi, Abel Hernandez, Hulk, Rafael Sobis, Luis Suarez, Alberto Bueno, Ezequiel Lavezzi, Guido Marilunga, Mario Gomez, Theo Walcott, Naki Deniz, Bojan, Welliton, Guilherme, Keirrison, Osei Ransford, Richard Sukuta-Pasu, Edinson Cavani, Misomar
Staff (tanpa penjelasan posisi tebak2 aja sendiri) :
Pat Rice, Mike Phelan, Steve Clarke, Brian Horton, Gianpiero Ventrone, Steve Round, Guy Whittingham, Brian McClair, Ricardo Moniz, Mehmet Scholl, Solksjaer, Rene Meulensteen, Bruno Demichelis, Tony Colbert, Paulo Paixao, Kevin Hitchcock, Christophe Lollicon, mino favini, roberto bettega, jack karadas, kit carson, francis cagigao, sandro orlandelli, David Court, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfarth, Mombaerts
Wow, berkat membuat postingan ini saya jadi sadar bahwa saya butuh merombak satu-dua hal lagi di tim. Main lagi ah :p
relatif mudah dibeli kata lo bie??
ahaha…
fahmiganteng
November 18, 2009 pada 3:38 pm
emang gampang mi
Obbie
November 25, 2009 pada 1:36 pm
Obbie spoil the game
Tito Daniswara
Desember 15, 2009 pada 6:10 pm
oh iya, lupa tag [spoiler]
Obbie
Januari 12, 2010 pada 1:36 am