Will code for duel

Just another WordPress.com weblog

Leher Botol

tinggalkan komentar »

Gw beberapa kali ngebaca di forum ada orang nanya tentang bottleneck komponen komputernya, tapi ga pernah ada yang menjelaskan fakta bahwa bottleneck bisa saja bukan masalah atau setidaknya terminologi yang digunakan kurang tepat.

Dari wikipedia:
a bottleneck is a phenomenon where the performance or capacity of an entire system is limited by a single or limited number of components or resources.

Artinya: Komponen yang telah bekerja pada 100% kemampuannya dan ga sanggup untuk keep up dengan potensial maksimum dari komponen lainnya.

Katakanlah sebuah rig dengan SLI GTX590 atau CF 6990; Saat ini bisa dikatakan kita punya rig dengan GPU paling powerful yang ada saat ini. Pada rig yang sama, digunakan processor intel i7-2600K running di 5GHz, easily the most powerful computing power for desktop at the moment. CPU super kencang ini (apalagi dibandingkan dengan sebagian besar desktop dan laptop yang ada masih pake c2d) bakal jadi bottleneck buat GPU yang dipasang. Misal nih ya lagi maen crysis, mungkin cuma dapet sekian ratus FPS dan GPU yang ada cuma berjalan di setengah dari kapasitas maksimum, sementara CPU udah mentok kerjanya. Technically, ini namanya juga Bottleneck di cpu, tapi ada yang mau mengatakan bottleneck di CPU?

Tentunya dengan fps di atas 100 ente sudah ga peduli bahwa CPU jadi bottleneck system kan? Kalo ente sudah dapet performa yang diinginkan dan punya bottleneck di suatu komponen, it’s fine doods. Impossible ada rig yang semua komponennya bekerja dengan kemampuan komputasi yang sama, pasti ada satu komponen yang bekerja 100% untuk keep up dengan komponen lainnya.

Jika performa sistem sudah memenuhi kebutuhan, kita tetap punya paling tidak satu bottleneck pada sistem, tapi hal ini tidak merugikan. Ga ada salahnya juga ada komponen yang dibuat bekerja 100% sementara yang lainnya cuma running di 60% jika performa sistem sudah memenuhi kebutuhan komputasi anda.

——————————————————————————————————————————————–
Nah, di atas adalah contoh bottleneck yang ga menyebalkan, mari kita lihat contoh bottleneck yang merugikan.
Katakanlah ada rig dengan GPU GTX570, tapi processornya masih pentium IV. Houston, we’ve got a clown here. Processor tsb bakal bekerja 100% untuk keep up dengan komponen lainnya tapi ga bakal mencapai bahkan setengah dari potensi maksimum sistem. Misalnya nyoba main Crysis terus fpsnya ga sampe 10, nah ini baru ada bottleneck yang layak untuk dipikirkan.

——————————————————————————————————————————————–

Jadi bagaimana cara kita mendeteksi bottleneck? Sayangnya tidak selalu mudah. Waktu Microsoft merilis Vista, orang2 menciptakan mitos “Beli ram 4GB ah, lebih kenceng 2 kali lipat dari ram 2GB” atau yang lebih umum “VGA HD5670 yang ini memorinya 2GB dengan harga 600rb, VGA GTX460 yang itu lebih mahal sejuta dan memorinya cuma 1GB. Mendingan ngambil yang 2GB kemana2.” Yang bisa dilakukan cuma facepalm. Kembali ke cara deteksi bottleneck, vista punya fitur WEI (windows experience index). Akhirnya ada tools pendeteksi bottleneck bawaan windows! Orang2 ga akan langsung berasumsi butuh ram lebih gede ketika sistem mulai lambat. Sayangnya WEI cukup konsisten untuk inkonsisten, setelah ganti gpu jadi dua kali lebih powerful dari sebelumnya masih aja ada orang yang skor WEInya turun.

——————————————————————————————————————————————–
Cara yang paling mudah “menghilangkan” bottleneck tentunya upgrade komponen yang diduga jadi bottleneck sistem, tapi cara ini menghabiskan banyak uang. Jadi kalo ada yang bertanya tentang masalah bottleneck di komputernya saat mau upgrade, jawaban gw adalah: “kalo masih bertanya2 apakah processor ini (atau komponen lainnya) bakal jadi bottleneck atau ngga, kemungkinan besar jawabannya adalah tidak.” Kalo misalnya si processor ini borderline antara jadi bottleneck atau ngga, maka upgrade ga akan membantu banyak. Jika memang masih ga yakin, baru post pertanyaan tentang bottleneck.
Tulisan ini berguna buat orang yang lebih memikirkan ke kebutuhan komputasi di real world apps. Kalo tujuannya buat adu benchmarking atau sekedar kepuasan batin ngeliat skor2 itu sih silakan aja mengejar komponen2 terkini :)

Ditulis oleh Obbie

Agustus 22, 2011 pada 12:10 am

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.